Awas Bahaya NAPZA! Puskesmas Kelapa Dua berikan Edukasi kepada Remaja
TANGERANG : (Jumat, 26 Juli 2024) NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lain) merupakan obat atau zat yang jika masuk kedalam tubuh akan berpengaruh terhadap fungsi tubuh, terutama otak yang berpengaruh terhadap kerja otak dan mengubah perilaku pemakainya menjadi tidak normal. Kalangan pelajar dan remaja merupakan sasaran yang paling mudah bagi peredaran dan penyalahgunaan NAPZA dikarenakan remaja yang masih kurang memiliki pengetahuan (masih sering dianggap tabu) dan emosional remaja yang belum stabil sehingga mudah terpengaruh. Banyak dampak yang ditimbulkan dari penyalahgunaan NAPZA, mulai dari dampak fisik, sosial, psikis, ekonomi, dan juga hukum. Apalagi orang yang terjerumus ke dalam penyalahgunaan NAPZA bisa masuk juga ke dalam kenakalan remaja yang dapat berujung maut bagi masa depannya.
Agar remaja mendapatkan informasi yang benar tentang NAPZA, Puskesmas Kelapa Dua mewajibkan kegiatan penyuluhan kepada remaja yang dilakukan oleh seluruh tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas Kelapa Dua. Penyuluhan dilakukan di sekolah dengan sasaran SMP dan SMA. Selain itu pemberian informasi bahaya NAPZA juga dilakukan pada kelompok-kelompok berisiko yang ada di wilayah kerja Puskesmas Kelapa Dua, seperti para pekerja di tempat-tempat hiburan. Pada kegiatan penyuluhan, selain disampaikan terkait apa itu NAPZA dan jenis-jenisnya, juga disampaikan bagaimana caranya agar masyarakat (khususnya remaja dna kelompok berisiko) tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan NAPZA. Pada kegiatan tersebut juga ditekankan bahwa rokok berbahaya karena kandungan nikotin dalam rokok konvensional dan rokok elektrik merupakan zat adiktif yang dapat menimbulkan ketagihan dan berujung kepada kematian. Dalam mengatasi masalah rokok, Puskesmas Kelapa Dua membuka klinik UBM (Upaya Berhenti Merokok) sebagai wadah konseling untuk membantu perokok yang ingin berhenti merokok yang dibuka setiap hari Sabtu.
Sejauh ini terlihat antusias Siswa/i saat dilakukan penyuluhan yang terlihat dari respon yang ditimbulkan, seperti menjawab pertanyaan, bertanya, dan sharing pengalaman pribadi. Selain itu juga terlihat dari hasil post test yang meningkat dari pre test dengan menggunakan Kahoot! Harapannya dengan terus dilakukannya pemberian informasi kepada masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan NAPZA, dapat menurunkan kasus kenakalan remaja yang ada di Indonesia, khususnya di wilayah kecamatan Kelapa Dua.
(Puskesmas Kelapa Dua/promkes/ca/vp)
Nomor : PR/001-PKMKD/VIII/2024
Berita Lainnya
-
15 Oct 2026
Saatnya Bergerak Bersama! Puskesmas Kelapa Dua Gelar SMD dan Pemicuan STBM
TANGERANG : (15/10/2026) Dalam rangka meningkatkan peran serta masyarakat dalam mengenali, menggali, dan mengatasi permasalahan ...
-
07 Oct 2026
Pererat Silaturahmi, DWP Unit Dinkes Kabupaten Tangerang Gelar Pertemuan di Puskesmas Kelapa Dua
TANGERANG : (07/10/2026) Pada Rabu, 7 Oktober 2026, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Dinas Kesehatan ...
-
02 Oct 2026
Pembinaan Kearsipan Tingkatkan Tertib Administrasi di Puskesmas Kelapa Dua
TANGERANG : (01/10/2026) Puskesmas Kelapa Dua menyelenggarakan kegiatan pembinaan kearsipan yang diikuti oleh seluruh pegawai ...
-
01 Oct 2026
Jaga Kesehatan Lansia, Puskesmas Kelapa Dua Lakukan Pemeriksaan Anggota PWRI
TANGERANG : (01/10/2026) Puskesmas Kelapa Dua bersama empat puskesmas lainnya turut berpartisipasi dalam kegiatan pemeriksaan ...
-
22 Sep 2026
Sinergi Kader dan Puskesmas Kelapa Dua dalam Pencegahan HIV, IMS, Hepatitis, dan TBC
TANGERANG : (19/09/2026) Dalam upaya meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular, ...